Penjual Kasur Abal Abal Hampir Di Amuk Massa

by -53 views

Kota Pekalongan,Info Sumatra – Spring bed abal-abal yang dijual keliling kampung membuat geram masyarakat di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Polisi mengungkap spring bed yang ternyata berisi kardus itu buatan Tegal.

“Pembuat dari Tegal,” kata Kapolsek Pekalongan Selatan, Kompol Basuki, saat ditanya wartawan soal lokasi produksi spring bed abal-abal, Selasa (5/1/2021).

 

“Dari pengakuan ketiganya, mereka ambil spring bed dari Tegal,” lanjutnya.

 

Kepada polisi para penjual mengaku mengambil spring bed itu dari pembuatnya di Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal. Ketiga penjual spring bed abal-abal yang mendatangi polisi karena ketakutan saat didatangi warga saat di Kertoharjo, Pekalongan.

 

Tiga orang penjual spring bed abal-abal tersebut yakni AS (46), RM (47), keduanya warga Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal dan SY (42) warga Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal.

 

Penjual spring bed abal-abal ini diketahui berkeliling dari kampung ke kampung. Basuki pun mengimbau warga agar tidak mudah tergiur barang yang dijual dengan harga murah.

 

“Saya mengimbau pada warga masyarakat untuk tidak tergiur dengan harga yang miring dari harga pasaran,” pesan Basuki.

 

Dia juga mengungkap, spring bed itu ternyata berisi kardus dan kain. Para penjual spring bed abal-abal yang berkeliling kampung ini bermodus iming-iming cuci gudang.

 

Pantauan detikcom, dari luar spring bed yang dijual itu berukuran 120×200 cm. Spring bed abal-abal itu tampak dibalut kain warna hijau dengan motif bunga-bunga. Kain tersebut dilapisi plastik layaknya kasur baru.

 

Bagian tepi kasur itu juga diberi lubang kecil layaknya spring bed sebagai lubang udara. Namun, saat dicoba untuk dipakai tidur spring bed abal-abal itu langsung ambles karena tak kuat menahan beban.

 

Warga yang penasaran lalu membongkar spring bed abal-abal tersebut. Sekali sobek dengan gunting, plastik dan kain pun terkoyak. Di bawah lapisan plastik dan kain pelapis spring bed abal-abal itu langsung terlihat selembar kardus yang digunakan sebagai alas.

Salah seorang warga Kertoharjo, Pekalongan Selatan, Arofatur Rohman (34) mengaku membeli kasur abal-abal itu pada Jumat (1/1) lalu. Kala itu dia mengaku ditawari untuk membeli satu kasur pegas dengan harga Rp 1,2 juta ditambah dengan embel-embel garansi selama tiga tahun.

 

“Awalnya mereka berkeliling kampung sini menawarkan ke saya spring bed. Katanya cuci gudang harga murah Rp 1,2 juta,” kata Fatur saat ditemui detikcom di rumahnya.

 

Fatur mengaku akhirnya membeli kasur itu seharga Rp 900 ribu, dengan uang runai Rp 300 ribu dan burung peliharaannya senilai Rp 600 ribu.

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *