Lokasi Islamic Center Di Kunjungi Komisi IV DPRD Pekanbaru

by -55 Views

Pekanbaru, Info Sumatra.com -Komisi IV DPRD Pekanbaru melakukan Kunjungan Lapangan (Kunlap) ke lokasi pembangunan Islamic Center yang berada di komplek Perkantoran Tenayan Raya, Selasa (01/09).

Kunjungan tersebut merupakan kunjungan lapangan pertama yang dilakukan oleh Komisi IV DPRD Pekanbaru, guna melihat secara langsung progres pembangunan islamic center. Dalam kesempatan kunlap tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru yakni Sigit Yuwono juga mengajak rekan lainnya seperti Rois, Wan Agusti, Ali Suseno dan Nurul Ikhsan.

Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Sigit Yuwono mengatakan, setelah melakukan kunjungan lapangan banyak hal yang menarik perhatiannya. Mulai dari belum maksimalnya pembangunan islamic center serta kurangnya keselamatan bagi pekerja dilapangan.

“Mungkin kita menilai, target pembangunan gedung senilai Rp 38 M ini masih belum maksimal pembangunannya. Kita lihat pekerjanya juga kurang profesional, seperti keramik lantai sudah dipasang. Dan kurangnya safety bagi para pekerja seperti tidak menggunakan helm keselamatan”, kata Sigit.

Hal yang sama juga dikatakan oleh anggota komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois. Menurutnya, pembangunan gedung islamic center tidak professional dan terkesan tergesa-gesa.

“Perencanaan pembangunannya tidak betul, seperti keramik granit didalam islamic center sudah dipasang. Padahal, nanti keramik ini bisa rusak atau terkikis karena masih ada pekerjaan finishing akhir”, ujar Rois.

Nurul Ikhsan juga bersuara, ketika melihat kondisi pembangunan. Beliau berkata,” Helm mana Helm, kami datang kok tidak dikasih helm,” kata Politisi Gerindra tersebut.

Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru. Sigit Yuwono menyebut, bahwa pembangunan islamic center yang besar tersebut seharusnya keselamatan kerja yang diutamakan oleh pekerja seperti memakai helm keselamatan dan sepatu kerja. Sigit berharap, pembangunan islamic center agar cepat selesai dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Pekanbaru.

 

“Melihat kondisi pembangunan IC dibangun oleh pemerintah, mudah-mudahan bisa menjadi ikon kota Pekanbaru dan bukan menjadi beban. Kita mendukung pembangunan IC ini agar cepat selesai dan bisa bermaanfat bagi masyarakat banyak. Kita akan meminta kontrak nya seperti apa, dan masterplannya, kita belum lihat. Kita saat ini hanya kunlap apa-apa saja yg dipakai materialnya apa sesuai atau tidak akan kita periksa dan kita akan panggil OPD terkait, pengawasnya, dan perencananya. Dan kita kroscek bersama ke lapangan nanti dan akan kita akan panggil ke kantor untuk hearing,” ungkap Sigit.

Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Pekanbaru, Edward Riyansah mengungkapkan, bahwa progress pembangunan hingga tahun 2020 ini telah berjalan sekitar 56 persen.

“Jadi target sampai tahun 2020 ini, progres 56 persen. Kalau secara kontrak masih ada sekitar Desember, yang Insyaallah bisa selesai sesuai target kontrak bersama kontraktor dengan nilai kontrak Rp 38M,” ungkap Edward.

Ditambahkan Edward, kendala pembangunan hanya 4 persen dikarenakan dampak covid-19 dan Masjid Islamic Center bisa digunakan pada awal tahun 2021 mendatang.

“Kendala terbesar kemarin ini tidak sesuai target hanya 4 persen, karena dampak covid-19 ini. Pengiriman barang terhadap material terlambat ditambah PSBB beberapa daerah kemarin menjadi kendala material susah masuk. Dan secara fungsional masjid bisa digunakan awal tahun tapi secara keseluruhan hampir sekitar Rp 38 M itu finishing selesai,” jelas Edward.

Komisi IV DPRD Pekanbaru berharap, Islamic Center bisa menjadi ikon wisata religi baru di Kota Pekanbaru seperti Masjid Islamic Center yang berada di Kabupaten Rokan Hulu.

 

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *