Foto Ilustrasi :
Tambang, Info Sumatra,Com- Digital Desa yang menjadi program pemerintah daerah Kampar beberapa waktu lalu menyisakan masalah besar di tingkat Desa.
Pasalnya Dana Desa sebagai sumber nya sudah tidak lagi bisa di pertanggung jawabkan.
Desa Kemang indah sebagai salah satu contoh, ketika di pimpin oleh Masa PJ Kades Dedi anggaran Rp 45.000.0000 juta sudah di berikan kepada oknum yang bernama Jay,namun digital tersebut sampai habis anggaran berjalan juga tidak terpasang.
Mencoba mengggali informasi dari pemerintah desa Kemang indah Rabu 21/01/2026 Sekretaris desa Muhammad Noh Kepada awak media menjelaskan bahwa desa pada tahun anggaran 2025 di bulan April sudah menyetor angggaran kepada saudara jay.
”Kami sudah setor anggaran tersebut, karena oknum itu datang ke desa dan meminta program itu dirinya yang akan mengerjakan., mendapatkan informasi tersebut maka pihak desa langsung memberikan uang yang di minta nya.” kata Noh
Bahkan sudah sering di pertanyakan kepada yang bersangkutan kapan akan di pasang, oknum yang bernama Jay mengatakan tunggu sebentar akan kami pasang secepatnya.
Namun sudah menginjak tahun 2026 Digital tersebut tidak ada wujudnya bahkan di duga ini adalah penipuan dan tentu saja desa sulit untuk membuat SPJ desa nanti nya.
Menanggapi hal tersebut awak media sudah memberikan informasi ini kepada kejaksaan negeri Bangkinang melalui Kasi Pidsus Aleksander Siagian.
Sementara itu masyarakat meminta kepada pihak penegak hukum baik, kejaksaan, Tipikor Polres Kampar untuk bisa melakukan audit karena bukan saja desa Kemang indah,akan tetapi masih banyak Desa lainnya yang mengalami nasib yang sama.







